Coba jujur: berapa banyak akun yang kamu pakai dengan password yang sama? Atau password-nya masih berupa tanggal lahir, nama hewan peliharaan, atau “12345678”? Kalau iya, akun-akunmu sedang berada dalam bahaya.
Password adalah kunci pertama yang melindungi media sosial, email, hingga aplikasi keuangan kita. Masalahnya, password yang kuat sering dianggap ribet dan susah diingat. Padahal, ada cara membuat password yang kuat sekaligus mudah diingat. Yuk kita bahas.
Kenapa Password Lemah Berbahaya?
Peretas punya banyak cara untuk membobol akun, misalnya:
- Menebak password umum. Password seperti “123456”, “password”, atau “qwerty” adalah yang pertama dicoba.
- Serangan brute force. Program komputer mencoba berbagai kombinasi secara otomatis. Semakin pendek password, semakin cepat bisa ditebak.
- Memakai data bocoran. Jika salah satu situs yang kamu pakai mengalami kebocoran data, peretas bisa mencoba email dan password yang sama di situs lain. Teknik ini sering disebut credential stuffing.
- Menebak dari info pribadi. Nama, tanggal lahir, atau nama klub favorit yang sering kita unggah di media sosial bisa jadi petunjuk.
Ciri-Ciri Password yang Kuat
Password yang kuat biasanya punya ciri-ciri berikut:
- Panjang. Ini faktor yang sangat penting. Banyak pedoman keamanan menyarankan password yang panjang, setidaknya 12 karakter atau lebih. Semakin panjang, semakin sulit ditebak oleh program komputer.
- Tidak mudah ditebak. Hindari informasi pribadi dan kata-kata umum.
- Unik untuk setiap akun. Satu akun, satu password. Jangan dipakai berulang.
- Variasi karakter. Kombinasi huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol bisa menambah kekuatan, terutama jika diterapkan pada password yang sudah cukup panjang.
Trik Membuat Password Kuat yang Mudah Diingat
1. Gunakan Passphrase
Alih-alih satu kata yang rumit, gunakan passphrase, yaitu gabungan beberapa kata acak yang membentuk frasa panjang. Contohnya:
kucing-oranye-makan-tempe-di-atap
Frasa ini panjang, tidak umum, dan mudah dibayangkan, sehingga lebih gampang diingat dibanding “Xk9!q” yang pendek dan acak. Kuncinya, pilih kata-kata yang tidak saling berhubungan secara logis, dan jangan pakai kutipan lagu atau kalimat terkenal.
2. Metode Kalimat Pertama Huruf
Buat kalimat yang hanya kamu yang tahu, lalu ambil huruf pertama tiap kata, tambahkan angka dan simbol. Misalnya:
“Setiap Minggu pagi aku lari 5 kilometer di taman kota!”
Bisa menjadi: SMpal5kdtk!
Agar lebih kuat, buat kalimatnya lebih panjang sehingga hasilnya juga lebih panjang.
3. Tambahkan Variasi Sederhana
Kamu bisa menambahkan angka, simbol, atau huruf kapital di tempat yang tidak terduga, misalnya di tengah frasa, bukan selalu di awal atau akhir. Namun hindari pola yang terlalu mudah ditebak, seperti mengganti huruf “a” dengan “@” saja.
Gunakan Password Manager
Mengingat puluhan password unik memang berat. Di sinilah password manager berguna. Aplikasi ini menyimpan semua password dalam “brankas” terenkripsi, dan kamu cukup mengingat satu password utama yang kuat.
Keuntungan memakai password manager:
- Bisa membuat password acak yang sangat kuat secara otomatis.
- Mengisi password secara otomatis saat login.
- Memberi peringatan jika ada password yang lemah atau dipakai berulang.
Banyak browser dan sistem operasi ponsel juga sudah menyediakan fitur penyimpan password bawaan. Pastikan perangkatmu sendiri juga dilindungi kunci layar yang aman.
Aktifkan Verifikasi Dua Langkah
Password yang kuat saja belum cukup. Aktifkan verifikasi dua langkah (two-factor authentication atau 2FA) di akun-akun penting. Dengan fitur ini, selain password, kamu perlu memasukkan kode tambahan dari aplikasi autentikator, SMS, atau kunci keamanan.
Artinya, meski password-mu bocor, peretas tetap kesulitan masuk tanpa kode tersebut. Kalau tersedia, aplikasi autentikator umumnya lebih aman dibanding kode lewat SMS.
Kebiasaan yang Harus Dihindari
- Membagikan password kepada orang lain, termasuk teman dekat.
- Menulis password di catatan yang mudah ditemukan, misalnya kertas di meja atau catatan di HP tanpa kunci.
- Mengetik password di jaringan WiFi publik tanpa perlindungan tambahan untuk akun-akun penting.
- Memberikan kode OTP kepada siapa pun, termasuk yang mengaku dari bank, aplikasi, atau layanan pelanggan. Lembaga resmi tidak akan meminta kode OTP-mu.
- Mengklik tautan mencurigakan yang meminta login ulang. Bisa jadi itu situs palsu untuk mencuri password (phishing).
Cek Apakah Akunmu Pernah Bocor
Ada layanan yang bisa membantu mengecek apakah email-mu pernah muncul dalam kasus kebocoran data, misalnya Have I Been Pwned. Beberapa password manager dan browser juga punya fitur pemeriksaan serupa.
Jika ternyata akunmu terdampak, segera ganti password di layanan tersebut dan di layanan lain yang memakai password yang sama.
Kapan Harus Mengganti Password?
Kamu tidak perlu mengganti password setiap minggu tanpa alasan, karena kebiasaan ini justru sering membuat orang memilih password yang lebih lemah. Yang lebih penting adalah segera menggantinya ketika:
- Ada kabar kebocoran data dari layanan yang kamu pakai.
- Ada aktivitas mencurigakan di akunmu.
- Kamu pernah memberitahukan password kepada orang lain.
- Kamu pernah login di perangkat umum atau milik orang lain.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Berapa panjang password yang ideal?
Semakin panjang semakin baik. Banyak pedoman keamanan menyarankan minimal 12 karakter. Untuk passphrase, gabungan empat kata acak atau lebih sudah cukup panjang dan tetap mudah diingat.
Apakah aman menyimpan password di browser?
Penyimpan password bawaan browser umumnya cukup aman untuk penggunaan sehari-hari, selama perangkatmu dilindungi kunci layar dan akun browser-mu juga dilindungi password kuat serta verifikasi dua langkah.
Bagaimana jika lupa password utama password manager?
Banyak password manager tidak bisa memulihkan password utama karena alasan keamanan. Karena itu, buat password utama yang kuat sekaligus mudah diingat, dan simpan kode pemulihan di tempat yang aman jika tersedia.
Apakah verifikasi dua langkah lewat SMS sudah cukup?
SMS jauh lebih baik dibanding tidak memakai verifikasi dua langkah sama sekali. Namun, aplikasi autentikator atau kunci keamanan fisik umumnya dianggap lebih aman karena tidak bergantung pada nomor telepon.
Apa itu passkey?
Passkey adalah metode masuk tanpa password yang memanfaatkan perangkat, misalnya sidik jari atau pengenalan wajah di HP. Metode ini makin banyak didukung layanan besar dan dirancang lebih tahan terhadap phishing. Jika layanan yang kamu pakai sudah mendukung passkey, fitur ini layak dicoba.
Kesimpulan
Password yang kuat adalah password yang panjang, unik, dan tidak mudah ditebak. Cara termudah membuatnya adalah dengan passphrase, yaitu gabungan beberapa kata acak, atau metode huruf pertama dari kalimat pribadi. Lengkapi dengan password manager dan verifikasi dua langkah untuk perlindungan ekstra.
Keamanan digital dimulai dari kebiasaan kecil. Luangkan waktu hari ini untuk memeriksa password akun-akun pentingmu. Lebih baik repot sedikit sekarang daripada menyesal setelah akunmu dibobol.

Leave a comment